INSPIRASI
BENGKULU
Kota
bengkulu adalah
salah satu kota, sekaligus ibu kota provinsi Bengkulu. Kota Bengkulu sekarang telah dipimpin oleh H. Helmi
Hasan, SE dan Ir. Patriana Sosia Linda sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2013-2018. Kota Bengkulu
dengan luas wilayah 151,70 km², terletak di pantai barat pulau Sumatera dengan panjang pantai sekitar 525 km. Kawasan
kota ini membujur sejajar dengan pegunungan Bukit Barisan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Masyarakat bengkulu memiliki populasi penduduk
(2012) dengan total 319.098 jiwa dan kepadatan 2,103.48/km2(5,448.0/sq mi).
Kota Bengkulu memiliki
beraneka ragam suku bangsa, agama, dan bahasa. Keberanekaragaman ini membuat
Kota ini memiliki perbedaan setiap individunya namun perbedaan itu menjadi hal
yang lebih indah ditengah-tengah masyarakat. Suku bangsa yang ada dibengkulu
yaitu suku Rejang, Melayu, Serawai, Jawa, Minang, Tionghoa dan sebagainya. Agama yang ada di bengkulu yaitu agama Islam,
Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu. Selain itu juga memiliki
beberapa bahasa yaitu Indonesia, Rejang, Melayu Tengah dan Lembak.
Selain memiliki
keberanekaragaman suku bangsa, agama, dan bahasa. Bengkulu juga memiliki banyak
pariwisata yang monumental dengan keindahan yang berbeda-beda setiap pariwisata
yang ada. Pariwisata ini bukan hanya berada di dekat pusat kota saja namun juga
banyak pariwisata di daerah-derah bagian kota bengkulu. Pariwisata ini bisa
berbentuk keindahan alam, tempat bersejarah dan benda-benda peninggalan
sejarah.
Dengan memperkenalkan
potensi pariwisata kota bengkulu merupakan cara untuk menarik pariwisatawan
untuk mencoba mengunjungi setiap pariwisata yang dimiliki oleh kota bengkulu. Namun
tidak lupa sebelum memperkenalkan pariwisata yang kita miliki kepada wisatawan
luar daerah tentu kita harus memaksimalkan terlebih dahulu sarana dan prasarana
yang menunjang lebih dalam hal kenyamanan, keselamatan, dan nilai keindahan pariwisata
tersebut agar nantinya menjadi kesan pertama yang mempesona dipandangan dan
dihati para pengunjung atau wisatawan yang datang.
Beberapa pariwisata yang
akan di perkenalkan yaitu yang berada di kota bengkulu saja seperti : Pantai
Panjang dan Danau Dendam Tak Sudah. Satu
per satu akan dijelakan mengenai pariwisata ini.
Pariwisata Pantai Panjang, Garis pantai
yang sangat panjang sejauh 7 km adalah keunikan yang dimiliki tempat wisata di
Bengkulu yang satu ini. Pantai Panjang terletak di kawasan strategis pariwisata
Bengkulu. Dari pusat kota, kita hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk
dapat sampai di Pantai Panjang ini, atau berjarak sekitar 3 km. Objek wisata
Bengkulu yang satu ini memiliki banyak fasilitas,dari penginapan, restoran dan
cafe, pusat perbelanjaan, arena bermain anak, hingga fasilitas olah raga. Tak
ayal, Pantai Panjang adalah salah satu pesona wisata di Bengkulu yang populer.
Bagi masyarakat lokal, pantai ini adalah juga salah satu pusat terapi dengan
berjogging pagi atau sore hari di lintasannya. Pohon cemara dan pohon pinus
yang tumbuh di sepanjang bibir pantai adalah daya tarik lain yang melengkapi
keindahan panorama matahari tenggelam di kawasan pantai. Pantai Panjang
memiliki pasir putih yang halus sehingga saat kita berjalan maka pasirnya tidak
akan mengotori kaki. Berolahraga di pantai ini merupakan kegiatan yang tepat karena
di sepanjang pantai tersedia jogging trek.
Meskipun
fasilitas sudah banyak yang disediakan, tentu masih ada hal yang perlu
diperhatikan agar pariwisata pantai panjang ini lebih menarik lagi. Misalnya
saja mengenai fasilitas penerang jalan atau lampu jalan untuk sepanjang jalan
dipantai. Sebenarnya lampu-lampu tersebut telah ada disepanjang jalan hanya
saja lampu jalan itu menyala hanya sampai pukul
22.00 WIB, setelah lewat dari pukul tersebut sepanjang jalan pantai
menjadi gelap gulita karena penerangan yang sudah tidak ada lagi kecuali ketika
cahaya lampu dari tempat-tempat warga yang masih berjualan di sekitar bibir
jalan masih menyala, dan ini pun hanya sebagian jalan saja yang mendapatkan
cahaya dari kedai warga yang memang masih buka sampai pukul 00.00 WIB. Tapi
setelah lewat dari pukul 00.00 WIB suasana pantai kembali gelap gulita.
Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan lain
terhadap warga yang tinggal disekitar pantai tersebut, bisa saja terjadi
kriminalitas atau kecelakaan akibat suasana jalan yang sangat gelap dimalam
hari tersebut. Selain itu keindahan pantai disuasana malam pun tidak menjadi
indah bagi tamu-tamu atau pengunjung penginapan di pantai panjang ini yang
tengah menginap disana, bisa saja pengunjung ingin begadang bersama keluarga
ditempat penginapannya. Tapi dengan adanya kekurangan ini membuat pengunjung
menjadi membatalkan keinginanya. Jadi alangkah baiknya jika masalah penerangan
jalan ini bisa lebih diperhatikan lagi untuk keindahan Pantai Panjang
dibengkulu. Karena ini menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan keindahan pantai
panjang itu sendiri baik untuk warga Bengkulunya dan pengunjung dari luar
daerah.
Selain
itu hal yang perlu diperhatikan juga mengenai tempat parkir untuk para
pengunjung baik yang menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua, karena
setiap ingin mengunjungi pantai panjang dan berhenti di kedai kelapa muda dan
jagung bakar, pengunjung bingung untuk memparkirkan kendaraannya ditempat yang
tepat. Karena pada kenyataanya sekarang para pengunjung memarkirkan
kendaraannya di bibir jalan sehingga membuat jalan menjadi lebih sempit dan
mengganggu pengguna jalan yang lain, dan ini bisa saja menyebabkan hal-hal yang
kurang diinginkan misalnya dapat menggores kendaraan yang sedang diparkir oleh pengguna jalan yang lain akibat jalan
yang kecil dan sempit selain itu bisa juga terjadinya kecelakaan. Jika hal ini
juga diperhatikan tentu akan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan
keindahan dari bahu jalan itu sendiri.
Setelah
Pantai Panjang pariwisata yang lainnya yaitu,
Pariwisata Danau Dendam Tak Sudah, danau
ini juga merupakan salah satu pariwisata yang ada di Kota Bengkulu, tidak jauh
dari pusat Kota Bengkulu dengan jarak hanya sekitar 6 km. Danau yang
dikelilingi bukit-bukit hijau ini merupakan kawasan cagar alam yang menyimpan
banyak potensi ekologi dan keseimbangan ekosistem.
Kawasan hijau
berudara sejuk, penorama yang menawan di kawasan danau pada saat pagi hari,
serta kekayaan flora dan fauna di kawasan Danau Dendam Tak Sudah adalah
beberapa hal yang dimiliki tempat wisata Bengkulu yang satu ini. Berperahu dan
menaiki rakit untuk mengelilingi danau adalah salah satu kegiatan menarik yang
harus kita lakukan. Jika kita memiliki hobi memancing, tempat ini adalah salah
satu yang tepat untuk kita.
Namun dibalik
keindahan danau ini ada juga yang perlu diperhatikan disekelilingnya, seperti
sarana dan prasarana yang tentu juga menunjang keindahan dari danau tersebut.
Pertama, jalan yang digunakan untuk menuju ke kawasan pariwisata ini. Jalan
yang masih berlubang dengan banyaknya kendaraan-kendaraan besar seperti truk
yang banyak melintasi jalan menuju kedanau tersebut. Hal ini tentu menjadi
kendala kurang nyamannya pengunjung untuk mengunjungi wisata ini. Dengan adanya
truk-truk yang melintasi jalan ini juga membuat polusi udara seperti debu jalan
yang menggangu pernapasan.
Kedua, disekitar
danau juga tidak tersedianya toilet umum untuk digunakan para pengunjung,
padahal ini merupakan satu fasilitas yang penting untuk ada di sekitar wisata
tersebut, karena ini juga merupakan kenyamanan dari pengunjung wisata. Ketiga,
selain itu alangkah baiknya jika sekitar danau dihiasi taman-taman yang indah
dengan berbagai bunga untuk menjadi daya tarik wisatawan, dan bisa juga
disediakan restoran mini dengan desain tempat yang menarik dan indah untuk
disinggahi pengunjung dan apa lagi memiliki banyak variasi makanan baik makanan
khas bengkulu dan makanan yang lainnya, dengan tujuan agar pengunjung bisa
menikmati suasana danau bersama keluarga dengan menyantap makanan yang nikmat.
Dengan demikian keindahan danau tidak menjadi sia-sia karena banyak pasang mata
yang melihat danau dendam tak sudah ini bahkan juga dapat menarik minat selfie
pengunjung dengan latar belakang danau.
Keempat hal
yang perlu di perhatikan juga yaitu mengenai penerangan jalan atau lampu jalan
yang seharusnya juga di sediakan sepanjang jalan Danau Dendam Tak Sudah ini, karena
mengingat kawasan ini masih dikelilingi oleh pohon, sawah, dan rawa yang bisa
dikatakan kurang aman jika melewati kawasan ini tanpa adanya penerangan lampu
jalan, meskipun ada beberapa saja rumah warga. Jika lampu penerangan jalan ini
sudah ada tentu pengunjung dapat
menikmati susana malam dari danau ini bersama keluarga atau teman-teman tanpa
adanya rasa kurang nyaman dan khawatir. Jadi alngkah baiknya masalah lampu
penerangan jalan ini diperhatikan lebih baik lagi agar dapat membuat pengunjung
merasa aman, nyaman, dan senang.
Itulah
sebagian pariwisata yang ada di Kota Bengkulu, Pantai Panjang dan Danau Dendam
Tak Sudah. Namun tentu masih banyak lagi potensi pariwisata yang ada di Kota
Bengkulu ataupun yang berada di daerah-daerah luar Kota Bengkulu seperti yang
ada di kabupatennya. Tentu pariwisata tersebut juga memiliki keindahannya
tersendiri dalam memuaskan mata untuk memandangnya dan dapat menarik para
pengunjung dari dalam daerah maupun luar propinsi Bengkulu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar