Senin, 28 Maret 2016

INSPIRASI BENGKULU

            Kota bengkulu adalah salah satu kota, sekaligus ibu kota provinsi Bengkulu. Kota Bengkulu sekarang telah dipimpin oleh H. Helmi Hasan, SE dan Ir. Patriana Sosia Linda sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2013-2018. Kota Bengkulu dengan luas wilayah 151,70 km², terletak di pantai barat pulau Sumatera dengan panjang pantai sekitar 525 km. Kawasan kota ini membujur sejajar dengan pegunungan Bukit Barisan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Masyarakat bengkulu memiliki populasi penduduk (2012) dengan total 319.098 jiwa dan kepadatan 2,103.48/km2(5,448.0/sq mi).
            Kota Bengkulu memiliki beraneka ragam suku bangsa, agama, dan bahasa. Keberanekaragaman ini membuat Kota ini memiliki perbedaan setiap individunya namun perbedaan itu menjadi hal yang lebih indah ditengah-tengah masyarakat. Suku bangsa yang ada dibengkulu yaitu suku Rejang, Melayu, Serawai, Jawa, Minang, Tionghoa dan sebagainya.  Agama yang ada di bengkulu yaitu agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu. Selain itu juga memiliki beberapa bahasa yaitu Indonesia, Rejang, Melayu Tengah dan Lembak.
            Selain memiliki keberanekaragaman suku bangsa, agama, dan bahasa. Bengkulu juga memiliki banyak pariwisata yang monumental dengan keindahan yang berbeda-beda setiap pariwisata yang ada. Pariwisata ini bukan hanya berada di dekat pusat kota saja namun juga banyak pariwisata di daerah-derah bagian kota bengkulu. Pariwisata ini bisa berbentuk keindahan alam, tempat bersejarah dan benda-benda peninggalan sejarah.
            Dengan memperkenalkan potensi pariwisata kota bengkulu merupakan cara untuk menarik pariwisatawan untuk mencoba mengunjungi setiap pariwisata yang dimiliki oleh kota bengkulu. Namun tidak lupa sebelum memperkenalkan pariwisata yang kita miliki kepada wisatawan luar daerah tentu kita harus memaksimalkan terlebih dahulu sarana dan prasarana yang menunjang lebih dalam hal kenyamanan, keselamatan, dan nilai keindahan pariwisata tersebut agar nantinya menjadi kesan pertama yang mempesona dipandangan dan dihati para pengunjung atau wisatawan yang datang.
            Beberapa pariwisata yang akan di perkenalkan yaitu yang berada di kota bengkulu saja seperti : Pantai Panjang dan  Danau Dendam Tak Sudah. Satu per satu akan dijelakan mengenai pariwisata ini.
            Pariwisata Pantai Panjang, Garis pantai yang sangat panjang sejauh 7 km adalah keunikan yang dimiliki tempat wisata di Bengkulu yang satu ini. Pantai Panjang terletak di kawasan strategis pariwisata Bengkulu. Dari pusat kota, kita hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk dapat sampai di Pantai Panjang ini, atau berjarak sekitar 3 km. Objek wisata Bengkulu yang satu ini memiliki banyak fasilitas,dari penginapan, restoran dan cafe, pusat perbelanjaan, arena bermain anak, hingga fasilitas olah raga. Tak ayal, Pantai Panjang adalah salah satu pesona wisata di Bengkulu yang populer. Bagi masyarakat lokal, pantai ini adalah juga salah satu pusat terapi dengan berjogging pagi atau sore hari di lintasannya. Pohon cemara dan pohon pinus yang tumbuh di sepanjang bibir pantai adalah daya tarik lain yang melengkapi keindahan panorama matahari tenggelam di kawasan pantai. Pantai Panjang memiliki pasir putih yang halus sehingga saat kita berjalan maka pasirnya tidak akan mengotori kaki. Berolahraga di pantai ini merupakan kegiatan yang tepat karena di sepanjang pantai tersedia jogging trek.
             Pantai Panjang
            Meskipun fasilitas sudah banyak yang disediakan, tentu masih ada hal yang perlu diperhatikan agar pariwisata pantai panjang ini lebih menarik lagi. Misalnya saja mengenai fasilitas penerang jalan atau lampu jalan untuk sepanjang jalan dipantai. Sebenarnya lampu-lampu tersebut telah ada disepanjang jalan hanya saja lampu jalan itu menyala hanya sampai pukul  22.00 WIB, setelah lewat dari pukul tersebut sepanjang jalan pantai menjadi gelap gulita karena penerangan yang sudah tidak ada lagi kecuali ketika cahaya lampu dari tempat-tempat warga yang masih berjualan di sekitar bibir jalan masih menyala, dan ini pun hanya sebagian jalan saja yang mendapatkan cahaya dari kedai warga yang memang masih buka sampai pukul 00.00 WIB. Tapi setelah lewat dari pukul 00.00 WIB suasana pantai kembali gelap gulita.
Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan lain terhadap warga yang tinggal disekitar pantai tersebut, bisa saja terjadi kriminalitas atau kecelakaan akibat suasana jalan yang sangat gelap dimalam hari tersebut. Selain itu keindahan pantai disuasana malam pun tidak menjadi indah bagi tamu-tamu atau pengunjung penginapan di pantai panjang ini yang tengah menginap disana, bisa saja pengunjung ingin begadang bersama keluarga ditempat penginapannya. Tapi dengan adanya kekurangan ini membuat pengunjung menjadi membatalkan keinginanya. Jadi alangkah baiknya jika masalah penerangan jalan ini bisa lebih diperhatikan lagi untuk keindahan Pantai Panjang dibengkulu. Karena ini menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan keindahan pantai panjang itu sendiri baik untuk warga Bengkulunya dan pengunjung dari luar daerah.
            Selain itu hal yang perlu diperhatikan juga mengenai tempat parkir untuk para pengunjung baik yang menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua, karena setiap ingin mengunjungi pantai panjang dan berhenti di kedai kelapa muda dan jagung bakar, pengunjung bingung untuk memparkirkan kendaraannya ditempat yang tepat. Karena pada kenyataanya sekarang para pengunjung memarkirkan kendaraannya di bibir jalan sehingga membuat jalan menjadi lebih sempit dan mengganggu pengguna jalan yang lain, dan ini bisa saja menyebabkan hal-hal yang kurang diinginkan misalnya dapat menggores kendaraan yang sedang diparkir  oleh pengguna jalan yang lain akibat jalan yang kecil dan sempit selain itu bisa juga terjadinya kecelakaan. Jika hal ini juga diperhatikan tentu akan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keindahan dari bahu jalan itu sendiri.

            Setelah Pantai Panjang pariwisata yang lainnya yaitu,
Pariwisata Danau Dendam Tak Sudah, danau ini juga merupakan salah satu pariwisata yang ada di Kota Bengkulu, tidak jauh dari pusat Kota Bengkulu dengan jarak hanya sekitar 6 km. Danau yang dikelilingi bukit-bukit hijau ini merupakan kawasan cagar alam yang menyimpan banyak potensi ekologi dan keseimbangan ekosistem.
Danau Dendam Tak Sudah

Kawasan hijau berudara sejuk, penorama yang menawan di kawasan danau pada saat pagi hari, serta kekayaan flora dan fauna di kawasan Danau Dendam Tak Sudah adalah beberapa hal yang dimiliki tempat wisata Bengkulu yang satu ini. Berperahu dan menaiki rakit untuk mengelilingi danau adalah salah satu kegiatan menarik yang harus kita lakukan. Jika kita memiliki hobi memancing, tempat ini adalah salah satu yang tepat untuk kita.
Namun dibalik keindahan danau ini ada juga yang perlu diperhatikan disekelilingnya, seperti sarana dan prasarana yang tentu juga menunjang keindahan dari danau tersebut. Pertama, jalan yang digunakan untuk menuju ke kawasan pariwisata ini. Jalan yang masih berlubang dengan banyaknya kendaraan-kendaraan besar seperti truk yang banyak melintasi jalan menuju kedanau tersebut. Hal ini tentu menjadi kendala kurang nyamannya pengunjung untuk mengunjungi wisata ini. Dengan adanya truk-truk yang melintasi jalan ini juga membuat polusi udara seperti debu jalan yang menggangu pernapasan.
Kedua, disekitar danau juga tidak tersedianya toilet umum untuk digunakan para pengunjung, padahal ini merupakan satu fasilitas yang penting untuk ada di sekitar wisata tersebut, karena ini juga merupakan kenyamanan dari pengunjung wisata. Ketiga, selain itu alangkah baiknya jika sekitar danau dihiasi taman-taman yang indah dengan berbagai bunga untuk menjadi daya tarik wisatawan, dan bisa juga disediakan restoran mini dengan desain tempat yang menarik dan indah untuk disinggahi pengunjung dan apa lagi  memiliki banyak variasi makanan baik makanan khas bengkulu dan makanan yang lainnya, dengan tujuan agar pengunjung bisa menikmati suasana danau bersama keluarga dengan menyantap makanan yang nikmat. Dengan demikian keindahan danau tidak menjadi sia-sia karena banyak pasang mata yang melihat danau dendam tak sudah ini bahkan juga dapat menarik minat selfie pengunjung dengan latar belakang danau.
Keempat hal yang perlu di perhatikan juga yaitu mengenai penerangan jalan atau lampu jalan yang seharusnya juga di sediakan sepanjang jalan Danau Dendam Tak Sudah ini, karena mengingat kawasan ini masih dikelilingi oleh pohon, sawah, dan rawa yang bisa dikatakan kurang aman jika melewati kawasan ini tanpa adanya penerangan lampu jalan, meskipun ada beberapa saja rumah warga. Jika lampu penerangan jalan ini sudah ada tentu  pengunjung dapat menikmati susana malam dari danau ini bersama keluarga atau teman-teman tanpa adanya rasa kurang nyaman dan khawatir. Jadi alngkah baiknya masalah lampu penerangan jalan ini diperhatikan lebih baik lagi agar dapat membuat pengunjung merasa aman, nyaman, dan senang.
Itulah sebagian pariwisata yang ada di Kota Bengkulu, Pantai Panjang dan Danau Dendam Tak Sudah. Namun tentu masih banyak lagi potensi pariwisata yang ada di Kota Bengkulu ataupun yang berada di daerah-daerah luar Kota Bengkulu seperti yang ada di kabupatennya. Tentu pariwisata tersebut juga memiliki keindahannya tersendiri dalam memuaskan mata untuk memandangnya dan dapat menarik para pengunjung dari dalam daerah maupun luar propinsi Bengkulu.

           
           


           
           


Kamis, 18 Desember 2014

pengalaman pertama kuliah


kesan awal masuk kuliah ^_^
Universitas Bengkulu Jurusan Bahasa Inggris, itu yang aku pilih buat menyonsong masa depan aku, setelah aku puyeng-puyengan mikirin mau kuliah dimana .. sebenernya aku ga tertarik sama Komunikasi ,jiwa sarap aku lebih tertarik sama BAHASA INGGRIS. hihihi.. tapi apalah daya TUHAN TIDAK BERKEHENDAK , ngejogrok deh aku di FAK.ISIP buat dapetin gelar S.Ikom haha . ga deng !!

September , ruang 8 , untuk pertama kalinya aku ngerasain kuliah , tibalah dikelas!! TARAAMMMM.. this's my class . yg pertama kali aku liat pasti muka"nya ,apakah ada yg tampan, cantik atau amburadul .. hahaha,
prianya botak-botak ,silau men (pasca ospek) .. haha, wanitanya pendiam dan hanya tersenyum sedikit memaksa kalo aku beri senyuman. hahaha
Aku mulai berkenalan dengan para wanitanya dengan gaya putri solo, pertama cewe rambut panjang  di parkiran tempat belajar, disinilah awal mula kita merubah kepompong menjadi cupu-cupu . hahah (kupu-kupu ,tapi gak pake malam). awal mulanya aku takut, dia tak searah dgn jiwa sedikit keaktifan aku .tapi ternyata mereka AKTIFAKUT . hahaha.. , aku merasa sedikit hawa tak enak dengan kelas aku , apakah ini kelas husus anak aktif ? hahaha ..

Perkuliahan pertama pun dimulai , dengan memperkenalkan nama , asal SMA dan aku males banget kalo ada dosen yg suruh menyertakan alasan masuk jurusan komunikasi,krna aku gak punya alasan yg bisa dicerna !!, ternyata dikelas aku ada berbagai suku bangsa , ada yg dari BENGKULU SELATAN, BENGKULU UTARA ,MEDAN.. beuh... aku dari kota aja udah serasa dari arab !! jauhh boneng cin,,. hahah.. dan usianya pun gak sama , ada yg udah 22, 20 ,21 , 17 bahkan (lama-lama menurun) ada yg kaya om om , ada yg kaya anak SMP ada yg kaya mba" jamu , haha .. jahat nya guw !! ..buseett ,.aku terpukau !! aku pikir kuliah itu lulus SMA nya satu angkatan !! hahaha ,,

Seiring dengan berjalannya waktu , aku bisa ngejalianin masa" kuliah pertama aku dengan hati sedikit pilu , karena gak terbiasanya aku ke kampus pake baju bebas , biasanya yg aku pake seragam putih abu-abu jadi aku bingung mau pake baju apa, dan inilah hidup yg terus berjalan .
aku cuman berharap kuliah aku gak berakhir siasia , sampai ahirnya nanti nama aku berubah menjadi ANDAM SILVIA FERDINAND, S.Ikom dan aku bisa balas jasa kedua mama papa aku tersayang .. aminnn :))